//
you're reading...
Petuah Bijaksana

Mengusir Kekosongan Dengan Kesibukan (Amal)


Orang-orang yang mengangur dalam kehidupan ini adalah para penyebar isu dan berita bohong karena fikiran mereka terpecah-pecah konsentrasinya. “Mereka rela tinggal bersama orang-orang yang tidak pergi berperang…”(Qs. At-Taubah [9]:87). Sungguh kondisi paling berbahaya bagi fikiran ialah ketika pemiliknya kosong dari kesibukan sehingga ia baikan mobil yang cepat yang meluncur kebawah yanpa pengemudi, condong ke kanan dan kiri. Ketika engkau mendapati dalam hidupmu suatu kekosongan maka bersiaplah ketika itu untuk menghadapi kemurungan, kesusahan dan ketakutan, karena kekosongan tersebut menghadirkan untuk semua file (catatan) masa lalu, masa kini dan masa yang akan datang dari laci kehidupan sehingga membuatmu dalam keadaan yang kacau-balau. Nasihatku untukmu dan untuk diriku adalah hendaknya engkau melakukan pekerjaan yang produktif daripada kekosongan yang mematikan ini karena ia adalah pembunuh yang terselubung dan bunuh diri dengan kapsul penenang. Sesungguhnya kekosongan itu mirip penyiksaan secara berlahan yang dipraktikan di penjara-penjara China yaitu dengan cara meletakan narapidana di bawah pipa yang setiap menit meneteskan setets air, dan dalam masa-masa penantia tetesan-tetesan tersebut sanga napi ditimpa kegilaan. Kesantaian itu adalah kelalaian dan kekosongan itu adalah pencuri yang lihai, dan akalmu akan menjadi mangsa bagi peperangan-peperangan yang fiktif tersebut. Jika demikian, bangunlah sekarang, shalatlah atau bacalah, atau bertasbihlah, atau telaahlah, atau aturlah perpustakaanmu, atau perbaikilah rumahmu, atau berilah manfaat kepada orang lain hingga engkau dapat mengusir kekosongan, dan sesungguhnya akau adalah seorang pemberi nasihat bagimu. Sembelihlah kekosongan dengan “pisau” bekerja. Dokter-dokter di dunia menegaskan bahwa 50% dari kebahagiaan itu timbul dari proses kesibukan tersebut. Lihatlah para petani, pekerja bangunan, tukang pembuat roti, mereka bersenandung dengan nasyid bagaikan burung-burung yang berkicau dengan penuh kebahagiaan dan ketenangan. Sementara engkau diatas tempat tidurmu mengusap air mata dan gelisah bagaikan orang yang tersengat. Dr. ‘Aidh bin Abdullah Al-Qarni dalam bukunya Tsalatsuna Sababan Lis Sa’adah

Advertisements

About eross.delta

I want change the world

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: