//
you're reading...
Every Heart

Kemarin Lusa


Kemarin lusa ada uforia diam terpaku diantara subtansi hatiku yang mendalam. Ada perasaan suka mendalam menacar luas diatara jari-jari hatiku. Kemarin lusa aku sangsikan banyak keindahan yang membuncah, menatap tajam tan tenang diantara belaiaan lembut udara panas siang hari itu, peluhku berserakan padat, membentuk pola-pola biasa dan tenang. Siang itu setidaknya aku saksikan ribuah keajaiban Tuhan, kusaksiakan banyak pola-pola keajaiban yang muncul dan terhambur luas diantara dua kelopak mataku yang binar nanar siang itu. Ya, siang itu matahari menumpahkan cahaya terangnya dengan malu-malu namun tenang, awan-awan saling manjauh satu sama lainnya, setidaknya hanya dua jiwa yang terkait siang itu. Bukit Panderman, siang itu cermelang, udara dingin dengan angin sepoi-sepoi membelai hangat diantara sela-sela sel kulitku yang kini sudah semakin menggigil. Siang itu uforiaku membuncah namun tanpa daya aku terdampar disepanjang muaranya yang sepi dan sunyi.

Advertisements

About eross.delta

I want change the world

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: