//
you're reading...
Journey

Eksotika Kota Semarang


Liburan semester sangat asyik jika kita habiskan untuk refleshing sejenak dari jepitan kegiatan sehari-hari. Obat mujarab penghilang setres ini sanggat jitu. Banyak wanaha yang bisa dikunjungi. Namun, pada umunya sebagian besar orang lebih memilih untuk berlibur ke pantai, sempat saya perfikir sejenak, mengapa musti ke pantai? Tentunya, pantai adalah tempat kita untuk bisa berlari, bercanda dengan keluarga, berbagai cerita, dan tempat menikmati pesona hayati yang eksotis. Kemudian pikiran saya melayang menuju sebuah blog yang sempat saya baca beberapa waktu yang lalu mengenai eksotisme Semarang yang memiliki begitu banyak spotspot wisata yang menawan, mulai dari situs bersejarah, tempat dengan reputasi paling menyeramkan, sampai pantai yang membentang di pesisir utara kota Semarang.

Tanpa berniat membuang kesempatan liburan semester yang tinggal beberapa hari kedepan saya langsung mengkontak teman-teman di Semarang untuk meyusun jadwal kujungan di Semarang, singkat cerita setelah melakukan koordinasi selama tiga hari kesokan harinya saya langsung berangkat menuju Semarang.

Persiapan liburan kali ini saya hanya sengaja membekali diri dengan sedikit persiapan kecuali memang persiapan ATM hasil menabung selama satu semester, karenan tujuannya Semarang maka saya hanya membawa uang secukupnya dikantong serta kamera kesayangan sebagai teman perjalanan.

Sedikit riview tentang jadwal liburan kami pertama kita akan mnegunjungi candi Gedong Songgo yang terkenal dengan situs hindunya berupa candi dengan sembilan tingkatan serta memiliki pemandian air hangat yang menawan serta fasilitas outbond, kemudian tujuan berikutnya adalah Pagoda Avalokitesvara Buddhagaya Watugong merupakan sebuah pagoda yang cukup megah yang berada di depan Kodan IV Diponegoro, saya tertarik untuk mejelajahi spot ini karena membaca artikel di blog mas Tri Setyo Wijanarko, trimakasih mas Tri atas racunnya sehingga saya tertarik untuk menjelajah pagoda ini. Lalu daftar kunjungan berikutnya adalah kota lama Semarang, merupakan sebuah kota yang paling tidak mencerminkan kehidupan masyarakat Semarang pada zaman dahulu secara sosial-kemasyarakatan, kota lama Semarang sendiri dahulunya merupakan kawasan pusat perdagangan bernama Oude Staadt, saat ini masih terdapat banyak bangunan yang berfungsi sebagai kantor maupun gudang. Daftar berikutnya masih berkutat di kota lama Semarang, yaitu bangunan yang paling menarik di kota lama Semarang, atau malahan bisa disebuat sebagai icon kota Semarang Greja Blenduk namanya, memiliki atap yang unik bulat menggelembung atau dalam bahasa Jawa disebut “Blenduk” yang berarti “menggelembung”. Mungkin karena bentuk atap yang menggelembung ini lah orang-orang lebih familiar menyebutnya Greja Blenduk padahal nama aslinya adalah Greja GPIB Immanuel. List tujuan berikutnya adalah bangunan yang terkenal karena memiliki aura  mistis yang amat kuat yaitu Lawang Sewu, bangunan yang dikenal sebagai markas para hantu ini bediri kokoh di depan Tugu Muda Semarang yang dahulu disebut Wihelmina Plein, Lawang Sewu sendiri dulunya merupakan kantor dari Nederlands-Indische-Proorweg Maatschappij (NIS), dibangun tahun 1904 dan selesai pada tahun 1907 (wikipedia.org). bangunan kuno ini disebut lawang sewu (Seribu Pintu) dikarenakan begitu banyaknya pintu yang terdapat di bangunan ini, bangunan megah berlantai dua ini setelah kemerdekaan pernah digunakan sebagai kantor Djawatan Kereta Api Repoeblik Indonesia (DKARI) atau sekarang PT Kerete Api Indonesia, dan sederet pemannfaat berikutnya namun terlepas dari fungsi sebnarnya dari gedung ini, Lawang Sewu lebih terkenal dengan sebuah bangunan beraura mistis amat kental sehingga bebrapa kali digunakan sebagai tempat Shooting uji nyali dan sejenis. Daftar kunjungan berikutnya adalah Tugu Muda Semarang yang berada di depan Lawang Sewu, yang cukup menarik dari Tugu Muda adalah taman yang mengelilinginya dan ada juga air mancur sehingga Tugu Muda menjadi tempat vavorit tongkrongan warga Semarang dimalam hari, Tugu Muda sendiri dibangun guna mengenang pertempuran lima hari di Semarang pada 14-19 Oktober 1945, namun Tugu Muda sendiri baru mulai dibangun 1951 yang diprakarsai oleh walikota semarang saat itu (tri, 2009). Penutup daftar kunjungan kami disemarang adalah Simpang Lima Semarang, Simpang Lima Semarang menjadi salah satu landmark dari kota Semarang, setidaknya saat ini, Semarang begitu identik dengan Simpang Lima, kerana pusat keramaian dan kegiatan banyak terpusat disini. Disebut Simpang Lima karena menjadi titik pertemuan dari lima jalan yaitu jalan Pahlawan, jalan Pandanaran, jalan Ahmad Yani, jalan Gajah Mada dan jalan A. Dahlan (SeputarSemarang.com), namun seperti halnya Tugu Muda Semarang Simpang Lima Semarang semarang merupakan tempat nongkrong favorit masyarakat Semarang khususnya kaum muda-mudi nya.

Membaca daftar kunjungan kami di Semarang membuat saya makin bersemangat untuk segera sampai di Semarang, perjalanan menggunakan bis adalah pilihan saya selain kerena paling efesien dalam hal waktu juga efesien dalam hal finacial, untuk perjalanan dari Ponorogo-Semarang contohnya hanya membutuhkan Rp. 38.000,- dengan waktu tempuh kurang lebih lima jam perjalanan.

Advertisements

About eross.delta

I want change the world

Discussion

2 thoughts on “Eksotika Kota Semarang

  1. apakah ni di sengaja apa memang sampean gak tau cara menulis yang baik dan benar?

    Posted by shin chan chan | May 19, 2011, 10:44 am
    • Maaf bagian mana yang salah, silahkan saya diberi saran, dan saya percaya dengan saran saudara bisa membuat tulisan saya kian bagus. Trimakasih, maklum juga saya masih baru dalam hal penulisan.

      Posted by khahil | May 31, 2011, 2:55 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: